Cara Cepat Menghitung Jumlah Host dan Subnetmask IP Classless IPv4


cara membagi subnet ipv4

Melanjutkan postingan tentang Notasi CIDR IPv4 untuk pembagian subnet yang telah saya posting beberapa waktu lalu, ada beberapa member grup yang menayakan cara paling cepat menghitung host pada subnet. Nah pada  kesempatan  kali ini saya akan share tips & trik cara cepat hitung manual jumlah host pada subnet jaringan.

Sebelum lebih lanjut mari kita lihat dan amati terlebih dahulu tabel CIDR berikut.

CIDR

Dari tabel tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa kita memiliki beberapa rumus sebagai acuan, yaitu;
  • Rumus Mencari Jumlah Host
  • Rumus Mencari Netmask
Nah dari itu mari kita bahas detail bagaimana cara mempermudah menghitung dan mengingat pembagian IP.

Mencari Jumlah Host 

Untuk mencari jumlah host kita dapat menggunakan rumus

2^n = Host


Angka 2 disini adalah standar untuk mengonversi bilangan biner ke desimal. Sedangkan n adalah hasil pengurangan dari prefiks utuh yaitu 32 dikurangi prefiks subnet yang akan dihitung hostnya.

Contohnya seperti ini; 
Berapa jumlah host untuk subnet 200.200.200.0/27 ?
Jawab:
Diketahui :
Subnet menggunakan /27 classless, maka n = 32-27 = 5
Setelah mengetahui n, langsung saja masukan ke rumus.

2^n = Jumlah Host
2^5= 32 IP


Dari hasil penghitungan kita temukan jumlah host untuk subnet 200.200.200.0/27 adalah 32 host. TAPI INGAT! Jumlah host itu masih terdapat netid dan broadcast, sehingga untuk menentukan usable IP hasil tersebut harus dikurangi dua.

Mencari Netmask

Untuk mencari netmask pada subnet kita juga memerlukan hasil pengurangan dari prefiks utuh dengan prefiks subnet yang kita cari netmasknya. Hal ini diperlukan untuk mengidentifikasi jumlah biner 1 yang ada di awal (pada oket terakhir).

Ilustrasinya sebagai berikut;
IP 200.200.200.1/27
Diketahui memiliki prefiks 27
32-27 = 5, maka ada 3 digit nilai 1 pada awal oktet terakhir

11111111 . 11111111 . 11111111 . 11100000

Dari nilai biner tersebut tinggal kita konversi ke nilai desimal. Sehingga menjadi
255. 255. 255 . 192

Mengapa bisa 192?  Karena sudah jelas bahwa bilangan biner tersebut 8 bit sehingga konversinya 1*2^7 + 1*2^6 + 1*2^5 + 0*2^4 + 0*2^3 + 0*2^2 + 0*2^1 +  0*2^0
128 + 64 + 32 + 0 + 0 + 0 + 0 + 0 = 224

Tips !

Nah untuk mempermudah kita untuk menghafal dan mencari jumlah host maupun netmasknya saya sendiri sering menggunakan beberapa cara seperti;
  • Untuk mencari jumlah host pada suatu subnet, agar lebih mudah hafalkan prefiks tertentu berserta jumlah hostnya, terutama prefiks yang sering digunakan. Hal ini sangat membantu dalam penghafalan seluruh prefiks antara /24 sampai /32. Saya sendiri pada keseharian sering menggunakan prefiks /27 /28 dan /29 untuk alokasi IP, karena prefiks tersebut berada di tengah maka saya bisa menebak prefiks diatas atau dibawahnya memiliki berapa host.
  • Untuk mencari nilai subnetmasknya, agar lebih mudah saya menggunakan standar /24. Mengapa karena /24 memiliki nilai 0 pada oktet terakhir. Sehingga kita hanya perlu melakukan pengurangan prefiks dari prefiks yang akan dicari subnetmasknya dengan prefiks /24.

    Contohnya ;
    IP 10.10.10.5/26 berapa subnetmasknya?

    Maka kita hanya perlu menghitung 26-24=2, berarti ada 2 nilai 1 di awal oktet terakhir dan tinggal kita konversi.
    2^7+2^6=128+64=192
Dari pembahasan tersebut semoga memberikan pencerahan bagi yang belum paham subneting, karena saya dulu juga bingung saat ditanya pertama kali oleh guru. Walaupun ini sangat dasar namun penggunaan ilmu ini akan terus berlanjut karena TKJ tidak akan lepas dari konfigurasi IP. Jangan lupa share ke teman dan jika ada pertanyaan silahkan berkomentar di kolom yang sudah disediakan.
 
Previous
Next Post »

Berkomentarlah yang saling membangun dan sesuai topik yang diisajikan,
Dilarang menyematkan hal yang berbau link dan berkomentar kotor.
EmoticonEmoticon