Loading...
Tampilkan postingan dengan label Administrasi Server. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Administrasi Server. Tampilkan semua postingan

Kumpulan Tutorial dan Pembahasan Paket 2 (Mikrotik) Uji Kompetensi Kejuruan SMK 2016/2017

Ragil Triatmojo 2/02/2017 Add Comment
Sepertinya soal paket 2 UKK merupakan paket favorit. Dapat dikatakan seperti itu karena banyak sekali artikel maupun tutorial video mengenai pengerjaan paket 2 soal UKK tersebut.

Saya sendiri tahun ini juga mengikuti UKK dan mengambil paket 2. Kalau dirasa sih aneh UKK di kelas 4 tapi UN di kelas 3. Kok kelas 4? Soalnya sekolah saya programnya 4 tahun.

Pembahasan soal UKK TKJ paket 2 Mikrotik


Setelah mencari referensi sayapun menemukan beberapa panduan yang menurut saya mudah dipahami. Namun jangan menyepelekan sesuatu yang sudah banyak panduannya, karena anak TKJ juga butuh yang namanya bejo.

Nah dalam paket 2 tersebut kurang lebih intinya sebagai berikut;

Mengimplementasikan topologi jaringan di atas dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Menerapkan prosedur kesehatan, keselamatan kerja dan keamanan kerja yang diperlukan
2. Melakukan pemasangan kabel UTP
3. Melakukan pemasangan non managable switch
4. Melakukan pemasangan dan konfigurasi jaringan lokal (LAN)
5. Melakukan pemasangan dan konfigurasi jaringan internet (WAN)
6. Melakukan pemasangan dan konfigurasi jaringan nirkabel (WLAN)
7. Melakukan instalasi dan konfigurasi Server/Router (WebProxy)
8. Melakukan instalasi dan konfigurasi DHCP Server
9. Melakukan konfigurasi Firewall pada router
10. Melakukan pengujian pada sistem.
Pengujian dari PC Client yang terhubung kabel :
a. IP DHCP Client
b. Koneksi internet
Pengujian dari Laptop Client yang terhubung wireless:
a. Blocking Site
b. Blocking File
c. Blocking akses internet pada waktu yang telah ditentukan
11. Membuat laporan tertulis tentang konfigurasi yang dilakukan.

Langsung saja kita intip beberapa modul dan video pembahasan paket 2 untuk UKK TKJ.


Panduan Pengerjaan Paket 2 Uji Kompetensi Kejuruan TKJ : Modul




Itu tutorial yang diberikan oleh mas Didit. Ababila masih kurang mantap dengan versi teks mari kita lihat versi video yang dibuat oleh mas Ari Yolo

Panduan Pengerjaan Paket 2 Uji Kompetensi Kejuruan TKJ : Video 



Nah itulah beberapa panduan untuk megerjakan paket 2 UKK TKJ. Semoga bermanfaat.

DOWNLOAD MIKROTIK UNTUK LATIHAN DISINI



Read More

Cara Cepat Menghitung Jumlah Host dan Subnetmask IP Classless IPv4

Ragil Triatmojo 1/31/2017 Add Comment
Melanjutkan postingan tentang Notasi CIDR IPv4 untuk pembagian subnet yang telah saya posting beberapa waktu lalu, ada beberapa member grup yang menayakan cara paling cepat menghitung host pada subnet. Nah pada  kesempatan  kali ini saya akan share tips & trik cara cepat hitung manual jumlah host pada subnet jaringan.
cara membagi subnet ipv4

Sebelum lebih lanjut mari kita lihat dan amati terlebih dahulu tabel CIDR berikut.

CIDR

Dari tabel tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa kita memiliki beberapa rumus sebagai acuan, yaitu;
  • Rumus Mencari Jumlah Host
  • Rumus Mencari Netmask
Nah dari itu mari kita bahas detail bagaimana cara mempermudah menghitung dan mengingat pembagian IP.

Mencari Jumlah Host 

Untuk mencari jumlah host kita dapat menggunakan rumus

2^n = Host


Angka 2 disini adalah standar untuk mengonversi bilangan biner ke desimal. Sedangkan n adalah hasil pengurangan dari prefiks utuh yaitu 32 dikurangi prefiks subnet yang akan dihitung hostnya.

Contohnya seperti ini; 
Berapa jumlah host untuk subnet 200.200.200.0/27 ?
Jawab:
Diketahui :
Subnet menggunakan /27 classless, maka n = 32-27 = 5
Setelah mengetahui n, langsung saja masukan ke rumus.

2^n = Jumlah Host
2^5= 32 IP


Dari hasil penghitungan kita temukan jumlah host untuk subnet 200.200.200.0/27 adalah 32 host. TAPI INGAT! Jumlah host itu masih terdapat netid dan broadcast, sehingga untuk menentukan usable IP hasil tersebut harus dikurangi dua.

Mencari Netmask

Untuk mencari netmask pada subnet kita juga memerlukan hasil pengurangan dari prefiks utuh dengan prefiks subnet yang kita cari netmasknya. Hal ini diperlukan untuk mengidentifikasi jumlah biner 1 yang ada di awal (pada oket terakhir).

Ilustrasinya sebagai berikut;
IP 200.200.200.1/27
Diketahui memiliki prefiks 27
32-27 = 5, maka ada 3 digit nilai 1 pada awal oktet terakhir

11111111 . 11111111 . 11111111 . 11100000

Dari nilai biner tersebut tinggal kita konversi ke nilai desimal. Sehingga menjadi
255. 255. 255 . 192

Mengapa bisa 192?  Karena sudah jelas bahwa bilangan biner tersebut 8 bit sehingga konversinya 1*2^7 + 1*2^6 + 1*2^5 + 0*2^4 + 0*2^3 + 0*2^2 + 0*2^1 +  0*2^0
128 + 64 + 32 + 0 + 0 + 0 + 0 + 0 = 224

Tips !

Nah untuk mempermudah kita untuk menghafal dan mencari jumlah host maupun netmasknya saya sendiri sering menggunakan beberapa cara seperti;
  • Untuk mencari jumlah host pada suatu subnet, agar lebih mudah hafalkan prefiks tertentu berserta jumlah hostnya, terutama prefiks yang sering digunakan. Hal ini sangat membantu dalam penghafalan seluruh prefiks antara /24 sampai /32. Saya sendiri pada keseharian sering menggunakan prefiks /27 /28 dan /29 untuk alokasi IP, karena prefiks tersebut berada di tengah maka saya bisa menebak prefiks diatas atau dibawahnya memiliki berapa host.
  • Untuk mencari nilai subnetmasknya, agar lebih mudah saya menggunakan standar /24. Mengapa karena /24 memiliki nilai 0 pada oktet terakhir. Sehingga kita hanya perlu melakukan pengurangan prefiks dari prefiks yang akan dicari subnetmasknya dengan prefiks /24.

    Contohnya ;
    IP 10.10.10.5/26 berapa subnetmasknya?

    Maka kita hanya perlu menghitung 26-24=2, berarti ada 2 nilai 1 di awal oktet terakhir dan tinggal kita konversi.
    2^7+2^6=128+64=192
Dari pembahasan tersebut semoga memberikan pencerahan bagi yang belum paham subneting, karena saya dulu juga bingung saat ditanya pertama kali oleh guru. Walaupun ini sangat dasar namun penggunaan ilmu ini akan terus berlanjut karena TKJ tidak akan lepas dari konfigurasi IP. Jangan lupa share ke teman dan jika ada pertanyaan silahkan berkomentar di kolom yang sudah disediakan.
 
Read More

Pengertian dan Penjelasan Open VPN (Debian Server)

Ragil Triatmojo 9/10/2015 Add Comment

Pengertian VPN(Virtual Private Network)

VPN atau Virtual Private Network adalah solusi koneksi private melalui jaringan public. Biasanya VPN dipasang pada server Linux(Debian) dengan konfigurasi VPN tersebut sesuai dengan kebutuhan. Dengan VPN maka kita dapat membuat jaringan di dalam jaringan atau bisa disebut tunnel. VPN merupakan koneksi virtual yang bersifat private. Disebut private karena pada dasarnya jaringan ini merupakan  jaringan yang sifatnya private yang tidak semua orang bisa mengaksesnya. VPN menghubungkan PC dengan jaringan public atau internet namun sifatnya private, karena bersifat private maka tidak semua orang bisa terkoneksi ke jaringan ini dan mengaksesnya. Soal keamanan dalam menggunakan VPN, bisa kita ketahui dengna memahami prinsip kerja VPN itu sendiri.

Cara Kerja VPN
 
Pertama-tama VPN server harus dikonfigurasi terlebih dahulu kemudian di client harus diinstall program VPN baru setelah itu bisa dikoneksikan. VPNdi sisi client nanti akan membuat semacam koneksi virtual jadi nanti akan muncul VPN adapter network semacam network adapter tetapi virtual. Tugas dari VPN client ini adalah melakukan authentifikasi dan enkripsi/deskripsi. Setelah terhubung maka nanti ketika client mengakses data katakana client ingin membuka situs www.google.com .

Request ini sebelum dikirimkan ke VPN server terlebih dahulu dienkripsi oleh VPN client misalkan dienkripsi dengan rumus A sehingga request datanya akan berisikode-kode. Setelah sampai ke server VPN oleh server data ini di dekrip dengan rumusa A, karena sebelumnya sudah dikonfigurasi antara server dengan client maka server akan memiliki algorithm yang sama untuk membaca sebuah enkripsi, begitu juga sebaliknya dari server ke client.

Keamanan dengan konsep demikian maka jaringan VPN ini menawarkan kamanan dan untraceable, tidak dapat terdeteksi sehingga IP kita tidak diketahui, karena yang digunakan adalah IP public milik VPN server. Dengan adanya enkripsi dandekripsi maka data yang lewat jaringan internet ini tidak dapat diakses oleh orang lain bahkan oleh client lain yang terhubung ke server VPN yang sama sekalipun. Karena kunci untuk membuka enkripsinya hanya diketahui oleh server VPN dan client yang 2 terhubung. Enkripsi dan dekripsi menyebabkan data tidak dapat dimodifikasi dan dibaca sehingga keamanannya terjamin.

Untuk dapa membaca data, si pembajak data harus melakukan proses dekripsi tentunya untuk mencari rumusan yang tepat dibutuhkan waktu yang sangat lama sehingga biasa menggunakan super computing untuk menjebol dan tentunya tidak semua orang memiliki PC dengan kemampuan super ini dan prosesnya rumit dan memakan waktu lama, agen-agen FBI atau CIA biasanya punya computer semacam ini untuk membaca data-data rahasia yang dikirim melalui VPN.

Manfaat dari VPN

Fungsi dari VPN itu sendiri tentunya bukan hanya bisa dipakai untuk trik internet gratis , tapi bisa juga untuk keperluan lain, yaitu :
  1.  Menghubungkan kantor-kantor cabang melalui jaringanpublic. Dengan VPN maka perusahaan tidak perlu membangun jaringan sendiri. Cukup terhubung dengna jaringan public contohnya internet. Saat ini hamper semua kantor perusahaan pasti memiliki akses internet. Dengan demikian bisa dihemat anggaran koneksi untuk ke cabang-cabang.
  2. Mobile working, dengan VPN maka karyawan dapat terhubung langsung dengan jaringan kantor secara private. Maka karyawan dapat melakukan pekerjaan yang bisa dilakukan dari depan komputer tanpa harus berada di kantor. Hal ini menjadi solusi virtual office di jaman mobilitas tinggi seperti sekarang ini.
  3. Securing your network. Saat ini beberapa vendor seperti Telkom memberikan solusi PVN jugauntuk perusahaan-perusahaan. Namun solusi ini masihkurang aman, karena untuk terhubung tidak memerlukan authentikasi. Sehingga bila ada penggunamengetahui settingan VPN perusahaan tersebut maka dia dapat terhubung ke jaringan perusahaan tapi harus login. Contohnya pada telkomsel.

    VPN hanya dengan mengganti nama APN pada settigan network maka dia dapat langsung terhubung dengan jarigan dengan nama APN tersebut. Dengan memasang VPN lagi di jaringan VPN semi public tersebut maka jaringan akan lebih aman karena sebelum masuk ke jaringan kantor maka user harus membuat tunnel dulu dan login ke VPN server baru bisa terhubung dengan jaringan kantor.
  4.  Mengamankan jaringan wireless. Jaringan wireless merupakan jarigan public yang bisa diakses oleh siapa saja yang berada dijangkauan wireless tersebut. Walaupun wireless juga memiliki pengaman seperti WEP, WPA, WPA2 namun jarigan wireless masih saja bisa ditembus. 
Dengan menggunakan VPN maka user yang terhubung ke wireless harus membuat tunnel dulu dengan login ke VPN server baru bisa menggunakan resource jaringan seperti akses internet dan sebaginya.

Dikutip dari buku Open VPN in Debian oleh  Billy Hendra
Read More

Instalasi Mail Server di Debian 6

Ragil Triatmojo 3/01/2015 4 Comments
Pada kesempatan ini saya akan memberikan tutorial bagaimana memesang sebuah layanan email menggunkan Squirrel pada Debian 6. Bahan yang diperlukan adalah mesin virtual dan DVD Debian 6 binary 1 dan binary 2. Langsung saja kita bahas langkah membuat mail server pada Debian :
  1. Pertama login sebagaai super user(root).
  2. Lalu kita tambahkan repositori menggunakan DVD Debian 6 binary 2 yang telah kita masukan tadi dengan perintah
    # apt-cdrom add
    image
  3. Setelah selesai kita lakukan update untuk memperbarui repositori dengan perintah
    # apt-get update
    clip_image004 
  4. Apabila Debian meminta DVD Binary 1, kita ganti DVD sebelumnya dengan DVD binary 1 pada CD ROM, lalu tekan enter untuk melajutkan.
    clip_image006 
  5. Setelah selesai kita dapat menginstall paket-paket yang dibutuhkan, yaitu : postfix, courier-imap , dan courier-pop. Kita dapat menggunakan perintah dibawah untuk melakukan instalasi
    # apt-get install postfix courier-imap courier-pop
  6.   Lalu konfirmasi instalasi dengan menakan tombol y, lalu Enter.
  7. Selanjutnya akan muncul jendela baru, di jendela tersebut dijelaskan beberapa konfigurasi yang disediakan oleh postfix. Untuk melanjutkan pilih OK.clip_image010 
  8. Untuk jenis konfigurasi disini saya menggunakan Internet Site, lalu tekan Enter.
    clip_image012 
  9. Lalu kita masukan domain yang akan digunakan.
    clip_image014 
  10. Lalu konfirmasi pembuatan direktori untuk courier
    clip_image016 
  11. Apabila saat instalasi berhenti dan meminta kita untuk memasukan DVD Debian binary 2, kita masukan lagi DVD tersebut dan tekan Enter untuk melanjutkan
    clip_image018 
  12. Setelah instalasi selesai, kita tambahkan direktori Maildir pada /etc/skel yang berfungsi sebagai kotak pesan user. Direktori ini akan menjadi default inbox user. Ketikan perintah berikut
    maildirmake /etc/skel/Maildir 
  13. Sesudah membuat direktori inbox, kita tambahkan baris pengaturan pada file konfigurasi posfix. Kita gunakan perintah berikut untuk menyispkan pengaturan default inxox direktori pada file konfigurasi yang berada di /etc/postfix/main.cf
    echo “home_mailbox = Maildir/” >> /etc/postfix/main.c 
  14. Setelah itu kita lakukan konfigurasi ulang pada postfix mengunakan perintah dpkg
    dpkg-reconfigure postfix 
  15. Maka akan muncul jendela seperti saat kita melakukan instalasi, untuk pengaturannya seperti berikut :
    a. General type of mail configuration : Pilih Internet Site
    b. System mail name : Isikan ragil.local atau sesuai domain
    c. Root and postmaster mail recipient : biarkan tetap kosong
    d. Other destination to accept mail for : Biarkan tetap default
    e. Force synchronous updates on mail.: Pilih No
    f. Local Networks : Tambahkan 0.0.0.0/0 pada akhir baris
    g. Use Procmail for local delivery : Pilih No
    h. Mailbox size limit (bytes) : Biarkan bernilai 0
    i. Local address extension character : BIarkan bertanda +
    j. Internet protocols to use : Pilih ipv4
  16. Setelah itu maka konfigurasi akan disimpan dan postfix akan melakukan restart
    clip_image020 
  17. Untuk memastikan layanan berjalan kita lakukan restart pada postfix dan courier imap
    clip_image022 
  18. Lalu dapat kita uji. sebelum pengujian kita siapkan terlebih dahulu dua user yang nantinya akan menjadi pengirim dan penerima pesan.
    clip_image002[4]clip_image004[4] 
  19. Setelah itu kita buka Microsoft Office Outlook pada komputer clien
  20. Untuk menambahkan akun pada Outlook pilih File --> Info --> Add Account 
  21. Lalu akan muncul jendela pop-up, pilih maunual setupclip_image006[4] 
  22. Kemudian pilih layanan POP atau IMAP
    clip_image008[4] 
  23.  Masukan identitas client dan alamat server yang kita buat tadi
    clip_image010[4] 
  24. Pilih lanjutkan, maka terdapat pop-up yang berisi pesan tes berhasil.
    clip_image012[4] 
  25.  Lalu pilih Finish untuk mengakhiri penambahan akun.
    clip_image014[4] 
  26.  Lakukan hal sama pada semua user yang akan digunakan untuk melakukan percobaan mengirim email.
  27. Lalu kita buat email baru, disini saya ingin mengirim email berisi pesan “Halo mas NONO” untuk akun Nono melalui akun Diva
    clip_image016[4] 
  28. Lalu pilih Send.
  29. Selanjutnya pilih tab SEND/RECEIVE à Kemudian pilih Send/Receive All Folders. Maka akan muncul jendela kecil yang besisi task pengiriman.
    clip_image018[4] 
  30. Setelah pengiriman berhasil kita cek inbox pada user tujuan (Nono). Maka akan terdapat pesan masuk baru dari Diva.

    clip_image020[4] 
  31. Tes dengan telnet menggunakan port SMTP seperti berikut dan buat pesan.
    clip_image022[4] 
  32. Lalu kita cek pada direktori pesan baru diva (penerima). Di folder tersebut tampil sebuah pesan baru yang belum terbuka.

    clip_image024 
  33. Kemudian kita baca pesan tersebut menggunkan layanan POP3 dengan port 110 melalui telnet.
    clip_image026 
  34. Setelah dibuka, cooba kita lihat pesan tersebut di folder new. Terlihat berkas email sudah hilang.

    clip_image028 
  35. Berkas yang hilang tersebut terpindah ke direktori /cur dengan kata lain email sudah didownload

    clip_image030


Read More

Manajemen Kuota(Quota) pada FreeBSD

Ragil Triatmojo 2/11/2015 3 Comments
Kuota merupakan salah satu fitur dari sistem operasi Linux, tetapi pada sistem operasi berbasis Unix seperti FreeBSD juga memiliki fitur ini. Melalui fitur ini penggunaan media penyimpanan dapat dikelola besarnya untuk tiap user ataupun group yang ada. 

Fitur ini berguna untuk mengendalikan penggunaan ruang harddisk oleh user. Pembatasan kuota ini dapat diberlakukan untuk tiap filesystem, file atau inodes (metadata file).

Dilihat dari pembatasannya, terdapat dua jenis pembatasan yang dapat diberikan, yakni:
  1. Hard limit, digunakan untuk membatasi kuota tanpa ada tolerasi penambahan file sehingga melebihi batas yang ditentukan. Misalnya, jika hard limit di set ke 2 GB, maka user tidak dapat membuat/menambah file lagi apabila kuotanya sudah terpenuhi. 
  2. Soft limit, apabila batas ini dilewati maka sistem akan menampilkan pesan peringatan bahwa file yang akan ditambahkan melewati kuota yang telah ditentukan. Namun, file tersebut tetap dapat ditambahkan tapi tetap tidak dapat melewati batas hard limit. Misalnya, apabila kuota soft limit 1 GB telah terpenuhi, maka jika user menambahkan file lagi akan mendapatkan pesan peringatan dan file tetap dapat ditambahkan asal tidak melewati batas hard limit.
Daftar perintah yang dapat  digunakan untuk manajemen kuota adalah

Perintah Keterangan
# quota -v Menampilkan informasi penggunaan kuota dan sisa oleh user.
User : #edquota –u username
Grup : #edquota –g groupname
mengubah aturan kuota user/group
User : #repquota –u filesistem-dir
Grup : # repquota –g filesistem-dir
melihat rangkuman informasi kuota pada suatu filesystem
/etc/fstab Daftar filesystem yang diakses saat Freebsd berjalan


Dalam manajemen kuota di freeBSD pula kita membutuhkan partisi /home, hal tersebut kita butuhkan agar manajemen kuota lebih mudah dan rapi dalam pengerjaannya.
image
Untuk manajemen kuota pada FreeBSD berikut langkah-langkah yang harus kita jalankan :


Thanks to Febri Adi S.yg mau membuat tutorial tertulisnya.
Read More

Membuat Akun RDP Gratis dari VMware

Ragil Triatmojo 2/10/2015 12 Comments
Selamat pagi semuanya, pada kesempatan ini saya akan memberikan panduan bagaimana mendaftar untuk mendapatkan sebuah akun RDP Gratis tanpa Kartu Kredit (CC). Para Blogger pasti sudah akrab dengan istilah RDP (Baca : Apa itu RDP? ).

 RDP yang saya maksud disini disediakan oleh VMware. Hanya saja RDP yang saya coba ini hanya bersifat trial 7 hari,tapi jangan takut karena RDP yang saya bagikan ini halal alias didapatkan dengan prosedur yang tidak 'anu'.

Lalu bagaimana cara mendapatkannya? Mari kita bahas langsung bagai mana membuat akun RDP gratis dari VMware.


  1. Pertama pastikan koneksi internet lancar, dan buka situs pendaftaran RDP dibawah ini
    Register Desktone by Vmware
  2. Setelah itu isi formulir yang dibutuhkan.
    Untuk bagian "I'm interested ..." isi dengan End User. Lalu klik Register.
  3.  Setelah itu maka kita diminta untuk melihat e-mail. Apabila tidak ada email baru, coba cek kota spam. Isi email tersebut kurang lebih seperti ini. Berisi instruksi, username, password, dll.
  4.  Lalu kita buka freetrial.daas.vca.vmware.com  untuk melakukan login dengan username dan password yang telah diberikan.

  5. Lalu kita download konfigurasi protokol untuk terhubung ke server dengan mengunduh file konfigurasi melalui link Desktop yang berada di sebelah kanan logo Windows.
  6. Note :
    Apabila ingin menggunakan RDP Client dari Vmware, download melalui link Download Clien. Disini saya akan menggunakan aplikasi remote bawaan Windows.
  7. Lalu simpan dan buka file RichClient.rdp
  8. Lalu saat ditanya ingin menghubungkan, pilih saja Connect.
  9. Lalu lakukan login dengan mengisikan password yang telah didapatkan (cek email).
  10. Lalu tunggu setup (booting) RDP. Setelah RDP telah siap silahkan coba untuk mengakses internet. Selamat menikmati RDP yang anda buat.
  11. Berikut sedikit informasi spesifikasi RDP yang kita dapatkan.
Bagaimana? Mudah bukan untuk mendapatkan RDP gratis yang halal? Mungkin hanya itu saja yang dapat saya sampaikan, apabila  mengalami masalah atau bingung coba tanyakan melalui komentar dibawah. Saya akan coba membantu semempu saya. 
Read More

Smokeping Debian

Ragil Triatmojo 11/29/2014 2 Comments
Smokeping adalah paket untuk melihat statistik ping dalam browser, sehinngga dapat dikatakan smokeping berfungsi untuk memonitor latency ping yang ditampilkan dalam bentuk grafis yang diakses melalui browser. Berikut simulasi instalasi smokeping yang telah saya praktikkan.

I. Skenario
image

II. Persiapan
1. Pertama buka VMware dan cari mesin virtual dengan OS Debian yang nantinya akan digunakan,
Lalu edit pada bagian Network Adapter. Atur agar mesin virtual memiliki dua virtual adapter seperti gambar.
clip_image004
2. Pada bagian tersebut Network adapter 1 akan digunakan sebagai eth0 dan terkoneksi ke internet, sedangkan Network adapter 2(Vmnet2) digunakan sebagai eth1 .
3. Lalu hidupkan mesin virtual yang telah diatur tadi.
4. Setelah itu kita login dan masuk sebagai root.
5. Kita ketikan perintah
nano /etc/network/interfacesAtur setiap interface dengan IP-nya pasing-masing
eth0 : 192.168.115.216 dan eth1 : 192.168.1.1
Sesuaikan pengaturan lainnya sesuai skenario dari jaringan seperti ini
clip_image006
6. Lalu kita restart interface jaringan dengan perintah
/etc/init.d/networking restart
7. Untuk melihat hasilnya kita lihat dengan perintah
ifconfig
III. Instalasi Smokeping

8. Sebelum instalasi smokeping kita harus menambahkan repository Debian.
Untuk menambahkan repository secara online kita edit file soucelist pada konfigurasi Debian, caranya ketikan nano /etc/apt/source.list
9. Lalu kita edit alamat tujuan update ke kambing.ui.ac.id :
deb kambing.ui.ac.id/debian/ wheezy main contrib non-free
deb kambing.ui.ac.id/debian wheezy-updates main contrib non-free
deb kambing.ui.ac.id/debian-security/ wheezy/updates main contrib non-free
Sehingga menjadi seperti ini
clip_image008
10. Lalu simpan, dan lakukan update dengan perintah apt-get update
Catatan :
- Pastikan koneksi internet berjalan dengan baik.
11. Apabila terdapat pertanyaan saat instalasi kita jawab dengan Y karena apabila kita menjawab N (no) maka instalasi akan dibatalkan.
clip_image010
12. Maka proses instalasi akan berjalan secara otomatis, dan konfirmasi Y semua pertanyaan saat instalasi.
13. Apabila saat instalasi berhenti dan muncul seperti ini, tekan tombol q untuk melanjutkan instalasi. Maka instalasi akan dilanjutkan.
clip_image012
14. Selanjutnya kita ditanya apakah ingin merestart layanan sat upgrade tanpa konfirmasi, pilih saja yes.
clip_image014
15. Setelah instalasi selesai kita edit pengaturan target smokeping dengan mengetikan nano/etc/smokeping/config.d/Targets
16. Lalu tambahkan target, penulisannya :
+ pinggoogle
menu = ping google
title = jalur traffic ke google
17. Sehingga menjadi seperti ini
clip_image016
18. Lalu kita lakukan restart pada layanan smokeping dengan perintah
service smokeping restart
IV. Mencoba Layanan smokeping pada Client

19. Kita pastikan terlebih dahulu bahwa pengaturan IP client sudah sesui dengan skenario agar dapat terhubung.
clip_image018
20. Dan kita coba dengan melakukan ping
clip_image020
Catatan :
- Pastikan IP client sudah dapat berkomunikasi dengan internet ( NAT sudah berjalan)
- Pastikan server sudah dirouting
21. Lalu kita buka browser dan buka alamat 192.168.115.216/cgi-bin/smokeping.cgi clip_image022
22. Lalu kita coba untuk browsing
clip_image024
 
Keywords : Cara Install Smokeping di Debian, Pengertian Smokeping



















































Read More